Cara Memperoleh Keseimbangan Prinsip Desain Nirmana Dwimatra

Cara memperoleh keseimbangan prinsip desain nirmana dwimatra tidak hanya keseimbangan memancar (radial balance) tetapi pada umumnya menekankan keseimbangan ruang bagian kiri dan ruang bagian kanan.

Keseimbangan merupakan salah satu bagian yang penting dalam menyusunan suatu karya. Adapun jenis-jenis keseimbangan adalah keseimbangan simetris, silinder, memancar, tersembunyi.

Cara Memperoleh Keseimbangan Prinsip Desain Nirmana Dwimatra

Cara memperoleh keseimbangan prinsip desain nirmana dwimatra dalam seni hanyalah berdasarkan rasa, bukan matematika. Oleh karena itu, diperlukan banyak latihan agar rasa menjadi peka. Apa pun jenis keseimbangan yang ingin dicapai, selalu bertolak dari garis poros. Bentuk yang besar ditarik mendekati poros dan bentuk yang kecil ditarik menjauhi poros.

Keseimbangan simetris dan asimetris

Cara memperhitungkan keseimbangan ruang kiri dan kanan persis seperti kalau cara menimbang barang dengan alat timbangan, antara lain:

  • Jika beban di sebelah kiri terlalu berat (ukuran bentuknya besar atau jumlahnya banyak). Maka beban di sebelah kiri tersebut sebagian dipindahkan di sebelah kanan.
  • Jika beban di sebelah kiri memiliki bentuk objek besar atau jumlahnya banyak, dan beban sebelah kanan bentuk objeknya lebih kecil atau jumlahnya sedikit sehingga berat sebelah kiri, maka kedudukan objek di sebelah kiri ditarik ke tengah (mendekati poros), dan beban di bagian kanan yang bentuk objeknya kecil atau jumlahnya sedikit ditarik ke tepi (menjauhi poros).

Pada saat mendesain suatu karya seni terlebih dahulu harus direncanakan akan menggunakan desain keseimbangan simetri atau asimetri dan hal ini berkaitan dengan karakter karya yang akan dibuat.

Layout Keseimbangan Simetris dan Asimetris

Jika mendesain sesuatu yang menghendaki bersifat resmi sebaiknya menggunakan keseimbangan simetris, sedangkan jika menghendaki sesuatu desain yang bersifat tidak resmi lebih baik menggunakan keseimbangan asimetris yang karakternya lebih dinamis. Gambar diatas merupakan contoh layout untuk keseimbangan simetris dan asimetris.

Pemilihan apakan susunan desain harus konsisten, di mana jika sejak awal disusun secara simetris maka seluruh susunan harus simetris, dan jika sejak awal suatu desain disusun secara asimetris maka seluruh desain sebaiknya disusun secara asimetris. Jadi, pada dasarnya jangan dicampur aduk antara simetris dan asimetris.

Silahkan Kerjakan Latihan Soal Modul Nirmana Dwimatra

Leave a Reply